Anak Merengek Bermain Hujan-Hujanan? Tentu Saja Boleh!

Sunday, January 14, 2018

Mungkin hampir semua ibu akan melarang anaknya hujan-hujanan, biasanya karena air hujan kotor dan takut terkena demam atau pilek. Padahal, yang menyebabkan sakit adalah terpapar kuman penyakit dari air kotor, yaitu air hujan yang keluar melalui pancuran atap, bukan air hujan yang jatuh langsung dari langit. Jika si kecil dalam kondisi fit dan sudah terpenuhi kebutuhan gizi serta imunitasnya, sesekali bermain hujan-hujanan itu baik lho, bu.

 

  1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Saat bermain hujan, tubuh anak akan berupaya mengimbangi perubahan suhu yang drastis, sama seperti ketika ia mandi air dingin. Dengan membiarkannya sesekali bermain hujan, maka tubuhnya akan mempunyai kemampuan lebih untuk beradaptasi dengan suhu dingin. Kondisi ini juga akan merangsang imunitasnya untuk mengimbangi perubahan suhu yang diterima oleh tubuh.

 

  1. Menjauhkan Stres

Tidak ada anak kecil yang tidak suka bermain hujan-hujanan. Jatuhnya ribuan air hujan ke bumi yang mengenai kulit akan membawa perasaan senang, dan ia bisa bebas bermain dengan teman sebayanya. Misalnya bernyanyi dan menari, lomba mengumpulkan tetesan air hujan, atau ia akan sangat senang mengajak Anda mencoba jas hujan yang baru dibeli. Selain itu, bermain hujan bantu memperlancar peredaran darah, sehingga si kecil akan lebih rileks.

 

  1. Meningkatkan Kemampuan Fisik Dan Motorik

Selama bermain hujan-hujanan, anak akan banyak menggerakkan anggota tubuhnya dari kepala hingga kaki. Ia akan berlari, melompat, menadahkan tangan, menengok ke atas bahkan mencipratkan air. Secara tidak langsung, aktivitas ini akan merangsang kemampuan fisik motoriknya untuk berkembang optimal.

 

  1. Menstimulasi Daya Kreativitas

Jangan jadikan hujan sebagai halangan untuk bermain dan berkreasi. Ajak si kecil membuat perahu dari kertas, kemudian luncurkan di aliran air. Jika ada anak-anak sekitar komplek yang sedang bermain di luar, ajak juga mereka melakukan perlombaan kecil, perahu siapa yang melaju paling cepat. Kegiatan seperti ini akan merangsang si kecil kreatif dengan cara yang menyenangkan.

 

  1. Bebas Berekspresi

Cobalah sesekali membiarkan anak bermain hujan, dan lihat perbedaannya saat sedang berada di dalam rumah. Ada banyak aktivitas yang akan dilakukan anak di luar, misalnya ia akan berlari, melompat, mencipratkan air, bahkan banyak anak-anak yang sangat senang bernyanyi maupun menari di tengah guyuran tetes hujan. Tak hanya itu, bermain bola saat hujan juga menjadi permainan yang menyenangkan dan memacu anak untuk mengeluarkan ekspresinya.

 

Wah, ternyata ada banyak manfaat di balik bermain hujan-hujanan ya, bu. Namun ada satu pengecualian, jika anak sedang dalam kondisi tidak fit atau ia mempunyai alergi tertentu, anda boleh tidak mengijinkannya bermain di luar demi alasan kesehatan. Dan pastikan batasi durasi ia bermain hujan-hujanan, jangan biarkan ia terlalu lama berada di luar supaya si kecil tidak merasa terlalu kedinginan.

share :