Mitos atau Fakta?

Tidak sedikit tata cara dan aturan dalam berbagai aktivitas di dapur. Semua tentu bertujuan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dan masakan yang dihasilkan bisa lebih berkualitas. Namun, banyak cara atau aturan tersebut yang ternyata setelah diteliti dan dipraktekkan, tidak sesuai dengan apa yang dikhawatirkan. Dengan kata lain, hanya mitos!

Apa saja mitos tersebut? Simak dan temukan fakta beserta tips di balik mitos berikut.

Mitos 1: Mengobati luka bakar ringan (terkena wajan/minyak panas) dengan batu es

Es memiliki suhu yang sangat dingin yang justru bisa menambahkan rasa sakit. Kulit yang terbakar tentu akan “kaget” saat menerima perubahan suhu drastis jika ditempelkan dengan es. Sebaiknya teteskan air atau oleskan minyak goreng di area kulit yang terbakar sebagai pertolongan pertama agar kulit bisa kembali ke suhu normal, baru kemudian diobati.

Mitos 2: Mencampurkan minyak goreng saat merebus pasta

Faktanya, ini sangat membuang-buang minyak. Banyak pakar dan chef handal yang setuju bahwa merebus pasta dengan campuran minyak atau tidak, hasilnya kurang lebih akan sama. Sebaiknya, agar pasta tidak lengket dan menempel, campurkan satu sendok minyak saat pasta tersebut telah ditiriskan. Jadi, tidak ada minyak yang terbuang.

Mitos 3: Menyimpan telur di rak pintu kulkas akan lebih efisien dan mudah diambil

Bagaimana rasanya saat berada di ruangan ber-AC, lalu ke luar ruangan? Perubahan suhunya terasa drastis kan? Kira-kira itulah yang juga dirasakan barisan telur yang disimpan di rak pintu kulkas. Saat pintu kulkas terbuka, area pintu adalah area yang paling mengalami perubahan suhu drastis secara berulang, sehingga bisa memengaruhi kualitas telur.Tempatkan telur-telur di rak tengah kulkas, tempat dengan suhu dingin yang stabil. Bisa menggunakan wadah khusus telur, bisa juga dengan wadah penyimpanan serbaguna Tupperware Plum Collection.

Mitos 4: Memasak dengan microwave mengurangi nutrisi dalam makanan

Ini hanya mitos karena makanan yang dimasak dengan metode apapun akan tetap berkurang nutrisinya. Malahan, karena microwave menggunakan panas yang lebih sedikit dan waktu yang lebih singkat, nutrisi dalam makanan bisa lebih sedikit yang terbuang. Saat akan memasak atau memanaskan makanan dengan microwave, jangan lupa untuk menggunakan wadah yang ideal, berbahan plastik yang aman untuk kesehatan, dan memiliki desain khusus tahan microwave.

Saatnya meninggalkan mitos dan berkreasi di dapur dengan lebih tenang dan menyenangkan. Semoga artikelnya berguna!

Bagikan tips ini :

Produk terkait

Jumbo Stak N Stor

Large Stak N Stor

Medium Stak N Stor (2)

Tips Terkait

Cara Tepat Masak Ikan Pakai Pressure Cooker

7 Bahan Alami Untuk Mengatasi Bau Di Kulkas

Penyebab Kulkas Tidak Dingin

Tips Populer lainnya

Merawat Kulkas, Bersih dan Sehat

Lemari es/ Kulkas adalah bagian penting dalam kehidupan keluarga. Kulkas adalah tempat menyimpan bahan makanan segar dan beku untuk kebutuhan keluarga.

Cermat Menyimpan Berbagai Makanan

Setiap bahan makanan beda jenisnya, tentu beda pula cara penyimpanannya.

Tips Memasak Sekaligus Merawat Peralatan Dapur dengan Cara Sehat

Beberapa pakar dapur serta chef paling berpengalaman sekalipun pernah melakukan kesalahan. Namun, dari kesalahan itulah mereka belajar dan menjadi seseorang yang profesional. Berikut adalah tips dari mereka yang berpengalaman tentang cara memasak dan merawat peralatan dapur dengan cara yang sehat.