search button

Recent Search

banner

Tips Travel Fotografi Instagramgenic

Posted on December,11 2018

Melakukan traveling bisa menjadi pemulih pikiran kamu yang penat dengan rutinitas kesibukan harian yang tidak kenal ampun. Tetapi alangkah sayangnya jika perjalanan kamu ke berbagai tempat dengan lingkungan dan pemandangan eksotis tidak didokumentasi. Nah, jika kamu ingin meningkatkan kualitas hasil foto-foto yang kamu selama melakukan traveling, Tujuh tips sederhana ini akan membantu kamu mengarahkan ke ‘jalan’ yang benar. 

 

1. Bangun Lebih Dini, Pulang Paling Akhir

Coba selalu bangun lebih dini atau pagi. Pencahayaan di pagi hari sangat bagus untuk menciptakan foto-foto perjalanan yang luar biasa. Cahaya pagi cenderung lembut dan hangat. Selain itu, bangun lebih awal juga berarti kamu harus berurusan dengan lebih sedikit turis dan fotografer lainnya. Ingin mengirim kartu pos epic dari bangunan? Cukup sampai di sana lebih awal tepat ketika dibuka dan kamu akan cukup banyak memiliki tempat untuk diri sendiri! Matahari terbit bukan satu-satunya waktu untuk menangkap cahaya yang baik. Momen matahari terbenam juga bagus. Jam setelah matahari terbit dan jam sebelum matahari terbenam dijuluki "Golden Hours" karena warna mereka yang lembut, hangat, dan bayangan yang menyenangkan mata. "Blue hour", adalah jam setelah matahari terbenam (atau sebelum matahari terbit) ketika langit masih biru, tetapi lampu-lampu kota dinyalakan. Sebagai perbandingan, memotret foto pada siang hari yang cerah mungkin adalah waktu terburuk untuk traveling photography

 

2. Observasi Lokasi

Sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya luangkan waktu untuk membaca travel guidebook atau konten di blog tentang lokasi tujuan kamu. Ini akan membantu kamu menentukan lokasi yang akan didokumentasikan dan membangun ide-ide tentang foto yang ingin dikreasi. Jangan lupa mencari tahu dari teman yang pernah berkunjung kesana. Memahami lokasi yang akan kamu kunjungi akan memudahkan kamu untuk menciptakan foto-foto yang luar biasa. 

 

3. Rule Of Thirds

Salah satu tips dasar dan klasik fotografi adalah kamu harus memahami Rule of Thirds. Aturan ini akan membantu kamu menciptakan foto dengan komposisi yang seimbangkan. Bayangkan memecah gambar menjadi tiga bagian secara horizontal dan vertikal, sehingga terbagi menjadi beberapa bagian. Tujuannya... menempatkan bagian-bagian penting dari foto ke dalam bagian tersebut, dan membantu membingkai keseluruhan gambar dengan cara yang menyenangkan bagi mata. Membangun komposisi seperti ini dapat kamu lakukan secara muda mudah dengan mengaktifkan fitur "grid" pada kamera, yang menampilkan aturan Rule of Thirds langsung di layar LCD kamera untuk tujuan ini. 

 

4. Jangan Enggan Bawa Tripod

Sebaiknya selalu membawa tripod. Pilih yang berbobot ringan, namun kokoh. Tripod memungkinkan kamu untuk mengatur posisi kamera Anda dan menjaganya dalam posisi tersebut. Dengan posisi kamera yang tetap, kamu bisa mengambil waktu untuk menyusun komposisi foto yang sempurna. Kamu bisa menyesuaikan pengaturan eksposur, titik fokus, dan melewatkan waktu untuk memperhatikan foto yang ingin kamu buat. Selain itu, tripod memberi kamu kemampuan untuk memotret kecepatan rana yang jauh lebih lambat tanpa mengkhawatirkan kamera yang kamu gunakan bergoyang. Untuk foto-foto lanskap yang tajam, kondisi pencahayaan kurang, foto diri, aliran air, sunset atau sunrise, tripod perjalanan membuat perbedaan yang besar.

 

5. Gunakan Sudut Pandang yang Berbeda

Kamu berpeluang untuk menghasilkan komposisi foto yang lebih baik setelah beberapa percobaan. Tentu, ambil foto pertama dari posisi berdiri tegak atau ‘eye level’. Setelah itu kamu bisa mengambil gambar dari sudut pandang yang rendah. Mungkin setelahnya memanjat atau menaiki sesuatu di dekatnya objek dan memotret dari sudut yang lebih tinggi. Coba juga memotret dari jarak yang berbeda juga. Mulailah dengan bidikan lebar, lalu versi mid-range, dan akhirnya, dapatkan lebih dekat dan pribadi. Jangan pernah puas dengan ide pertama kamu untuk sebuah gambar. Sertakan elemen foreground, tengah, dan background yang kuat juga. Ini bisa memberikan gambar nuansa tiga dimensi dan membantu menyampaikan skala serta menarik perhatian pemirsa ke seluruh foto.

 

6. Kesabaran Adalah Kunci

Fotografi adalah tentang melihat sesuatu yang berada di depan kamu. Tidak hanya dengan mata, tetapi juga dengan hati dan pikiran. Hal ini jelas membutuhkan waktu dan perhatian. Jangan menunggu waktu yang tepat untuk mendapatkan momen terbaik. Jika kurang sabar, kamu mungkin tidak akan pernah mendapatkan hasil foto yang fantastis dari setiap perjalananmu. Foto yang bagus memerlukan waktu. Apakah kamu rela menunggu berjam-jam untuk jepretan yang sempurna? Karena ini yang dilakukan para fotografer profesional. Makin sabar kami, semakin baik hasil jepretan kamu saat traveling. 

 

7. Utamakan Mode Manual

Jangan berpikir jika teknologi di kamera modern yang selalu menghadirkan hasil foto yang luar biasa di mode AUTO. Kamu bisa menghasilkan foto yang jauh lebih bagus jika mengendalikan kamera secara manual. Mode manual memberikan kamu lebih banyak kontrol untuk mendapatkan hasil foto yang kamu inginkan di situasi yang berbeda. Termasuk di dalamnya pengendalian ISO, bukaan, hingga shutter speed. Untuk mendapatkan hasil terbaik, kamu harus memahami hubungan antara ketiga hal tersebut. 

Peralatan atau bisa disebut ‘senjata’ bukan hal yang utama. Jika kamu terlalu terobsesi untuk melengkapi diri dengan peralatan fotografi terkini dan terbaik, kamu tidak hanya menguras isi dompet, namun juga (mungkin) tidak meningkatkan kemampuan fotografi. Mengapa? Karena bukan peralatan yang membuat kamu sebagai fotografer yang bagus. Namun pengetahuan, pengalaman, dan kreativitas yang bisa membuat kamu menjadi seorang fotografer yang baik. 


Baca juga:

Go Back! Share :